Selasa, 13 Agustus 2013

Teruntuk sahabat dari sahabat



Aku persembahkan surat ini untuk sahabat-sahabatku  yang sedang putus asa dan gundah. Untuk sahabat-sahabatku yang sedang berduka. Begitupun juga dengan sahabat-sahabatku yang merasa letih dalam menjalani hidup ini. Surat untuk para wanita yang kuat,tangguh,tegar dan pemberani dalam menjalani kehidupan ini. Sebuah surat dari seorang sahabat untuk sahabat. Sebuah surat yang berasal dari hati yang ku sampaikan untuk hatimu pula. Sebuah surat dengan kejujuran hati dan perasaan. Aku berharap dengan membaca surat ini hidupmu menjadi lebih berwarna dan bergerak ke arah yang lebih baik. Dan dimanapun dirimu berada aku akan selalu menemanimu dan mendengarkanmu. Kepercayaan dan keterbukaanlah yang membuat kita erat dan saling memahami. Doa dan kehendak Tuhanlah yang menentukan segalanya. Yang tepat untuk saat ini adalah kepercayaan. Kepercayaan kepada Tuhan bahwa Tuhan selalu ada dalam persahabatan kita, dalam persaudaraan kita.

Suratku Untukmu Sahabatku,,,

Sahabat-sahabatku,ketahuilah bahwa kehidupan kita saat ini adalah hal yang patut di syukuri. Kapan pun, dimanapun, dan dalam kondisi apapun. Setiap nafas yang terhembus merupakan sebuah anugerah yang tidak dapat di nilai dengan harga bagi manusia sekaya apapun. Dan untukmu sahabatku, apapun yang kau rasakan saat ini dalam melewati perjuangan hidup yang berat dan terjal janganlah pernah kau mengeluh dan kau sia-siakan dengan memikirkan hal-hal yang tak berguna. Pahamilah bahwa hal itu akan membuang waktu kita yang sangat berharga ini. Karena setiap detik yang kita miliki adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga dan tak ternilai harganya. Jadikanlah sosok dirimu menjadi sosok yang berharga karena kitalah pemeran utama dalam kehidupan kita. Yakinilah sahabatku bahwa kau memiliki kekuatan luar biasa yang tersembunyi di dalam dirimu. Percayalah dan gandenglah diriku untuk memunculkan kekuatanmu itu. Bersama-sama kita munculkan kekuatan yang ada di diri kita. Dengan kebersamaan kita akan bisa menyelesaikan setiap hal yang mengganggu dirimu maupun yang mengganggu diriku. Selain dengan diriku, dirimu tidak sendirian sahabatku. Ada Tuhan yang selalu menemani persahabatan kita, yang selalu dekat dengan kita, dan yang akan selalu mendengarkan doa-doa kita. Karena  kehidupan kita saat ini adalah kehidupan yang di berikan Tuhan kepada kita. Kitalah yang memilih sahabat dalam sebuah pilihan dan Tuhanlah yang menentukan dan menghendaki segalanya.  Percayalah bahwa kehidupan ini sebuah teka teki yang luar biasa. Saling mendukung adalah hal yang bisa kita lakukan sekarang dalam mencapai sebuah tujuan hidup yang sesungguhnya. Genggamlah tanganku dalam mencapai tujuan tersebut dengan mempercayakan setiap kejadian kepada Tuhan. Jadikanlah diriku sebagai sahabatmu yang akan selalu bersedia mendengarkan ceritamu. Cerita suka dan dukamu. Cerita sedih dan bahagiamu. Seiring dengan berjalannya kehidupan kita masing-masing ku berharap persahabatan kita akan terus berkembang. Bagiku hubungan di antara kita lebih dari sekedar persahabatan. Bagiku dirimu adalah saudariku yang selalu akan berbagi. Berbagi segala hal yang ada di diri kita masing-masing. Saling memahami,mendukung, menyemangati, mengingatkan di kala suka duka dan saling mendoakan satu sama lain demi mencapai tujuan hidup kita yang sesungguhnya  yaitu kebahagiaan dunia dan akhirat. Tetap tersenyumlah wahai sahabatku. Jadikan setiap bebanmu juga menjadi bebanku. Lukamu menjadi lukaku. Sedihmu menjadi sedihku. Bahagiamu menjadi bahagiaku. Percaya dan yakinilah bahwa kita bisa menghadapi semua kesulitan apapun sahabatku, saudariku. Percaya dan tersenyumlah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar